” Eksis Gak Harus Narsis “

 Berita Hangat, Religi

“Nunggu guru, selfi dulu

Ganteng dikit cekrek

Ganteng banyak cekrek”

Kita tentu sering mendengar iklan salah satu provider di Indonesia itu kan?. Itulah realita yang terjadi saat ini apapun yang dilakukan selalu cekrek atau tulis-tulis status, dan upload. Kita pengen semua hal yang dilakukan kita diketahui orang lain, kita makan enak cekrek, lagi sakit tulis status, mending minum obat hikshiks..

Sudah menjadi fitrah manusia bahwa mereka selalu ingin dikenali banyak orang . keinginan inilah yang membuat mereka bersusaha semaksimal mungkin untuk mendapat perhatian. Rasanya uring-uringan kalau uploadannya bertepuk sebelah tangan, ga di like atau dikomen.

Bukan hanya itu, setiap pekerjaan atau amalan juga dipamerkan kejejaring sosial. Modusnya bermacam-macam, bisa berupa ajakan shalat tahajud, kecapean karena membaca Qur’an 1 juz, kehabisan uang karena sedekah, dan berbagaimacam modus lainnya. Semua itu dilakukan hanya untuk mewujudkan sebuah keinginan, yaitu menjadi populer.

godaan setan

Amalan yang kita miliki tidak harus dipublikasikan. Perlu direnungkan kembali, apa niat kita dalam beramal? Jika buat Allah buat apa kita mempublikasikannya lewat jejaring sosial, karena hal tersebut dapat mengikis pahala amalan yang sudah kita dapat.

Dalam banyak hadist diterangkan, banyak sekali keutamaan orang yang menyembunyikan amalannya. Rasulullah pernah bersabda “shalat sunahnya seorang yang dikerjakan tanpa dilihat olehmata-mata manusia nilainya sebanding dengan duapuluh lima shalat sunah yang dilihat mata-mata manusia.”

Kita tak perlu narsis untuk menjadi eksis. Sebab kita hanya butuh pengakuan dari Allah, bukan dari orang lain. Sebenarnya orang akan mengenal kita dari cerminan sikap dan sifat kita sehari-hari. Jika keseharian kita baik, maka kita akan dikenal sebagai orang baik, dan begitu juga sebaliknya.

Jangan pula niat kita menjadi baik hanya supaya orang lain menilai kita orang baik. Allah akan selalu tau niat dari setiap hambanya, kendati seluruh manusia didunia ini tertipu oleh sifat seseorang, sesungguhnya Allah mengetahui setiap niat yang ada dalam hati hamba-hambanya. Wallahu a’lam

Author: 

tulis, tulis, dan tulis ......