Mengenal Komponen Utama Kamera DSLR (Digital Single Lens Reflex)

 Fotografi

body kamera dslr

Digital Single Lens reflex (DSLR) adalah kamera jenis kamera digital yang menggunakan system cermin otomatis dan pentaprisma atau pentamirror unruk meneruskan cahaya dari lensa menuju ke viewfinder/pembidik.

Cara kerja kamera DSLR yaitu, untuk tujuan melihat objek, cermin akan memantulkan cahaya yang dating dari lensa menuju keatas dengan sudut sekitar 90 derajat. Kemudian cahaya dipantulkan oleh pentaprisma ke mata fotografer. Selama proses pengambilan foto cermin akan bergerak membuka keatas dan jendela rana membuka, yang memungkinkan lensa memproyeksikan cahaya menuju ke sensor penerima gambar.

Karakteristik kamera DSLR yaitu :

  • Apa yang kita lihat adalah apa yang lensa lihat
  • Lensa dapat diganti-ganti sesuai dengan kebutuhan
  • Memiliki ukuran sensor yang lebih besar yang membuat gambar lebih baik
  • Kecepatan kinerja kamera sangat cepat dari pada kamera digital biasa.

Pada dasarnya komponen utama yang terdapat pada kamera DSLR meliputi Body Kamera, Lensa, dan Sensor penerima gambar. Ketiga komponen tersebut pasti dijumpai pada kamera digital jenis apapun, yang membuat berbeda Cuma untuk kamera DSLR lensa dapat di lepas dan diganti sesuai dengan kebutuhan, dan kamera digital biasa lensa menempel permanen pada body kamera.

Body Kamera

body kamera dslrMerupakan bentuk utama dari kamera digital, bagian ini berfungsi sebagai ruang atau kamar gelap tempat dimana cahaya yang masuk melalui lensa kemudian diterima oleh sensor elektronik ( CCD/CMOS) dan diolah menjadi data biner, sampai kita dapat melihatnya menjadi sebuah gambar/foto digital. Pada body kamera kita juga dapat menemukan pilihan tombol menu yang memudahkan kita untuk bereksperimen untuk membuat karya foto kita terlihat lebih menarik.

 

Lensa Kamera

lensa kitLensa adalah mata dari  sebuah kamera, lensa merupakan komponen utama pada kamera yang menjadi media pertamakali menangkap cahaya untuk selanjutnya diolah menjadi sebuah karya foto digital. Pada bagian lensa terdapat aperture atau diagfrahma yang mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk melalui lensa untuk diterima oleh sensor elektronik. Selain itu juga pada lensa terdapat bagian yang disebut  focusing  (bagian untuk memfokuskan objek) dan zooming (bagian untuk memperbesar dan memperkecil jarak lensa pada objek foto). Angka untuk ukuran jarak lensa biasanya menggunakan millimeter (mm) seperti pada lensa 50mm, 14mm, 70-300mm, dan lain-lain.

Author: 

tulis, tulis, dan tulis ......