Tips Mengatasi Alergi Makanan Pada Anak

 Kesehatan

Semua makanan dapat menimbulkan alergi, meski tiap-tiap makanan memiliki derajat alerginitas yang berbeda-beda. Oleh karena itu makanan merupakan pemicu alergi yang paling utama pada anak. Sekitar 20% anak usia 1 tahun pernah mengalami yang namanya alergi terhadap makanan. Persentase alergi pada anak yaitu meliputi 45,31% alergi terhadap kepiting, 37,53 alergi terhadap udang kecil, dan 25,56% alergi terhadap coklat. Dari seluruh penderita alergi tersebut 2,4%nya alergi terhadap susu sapi.

Beberapa jenis makanan tertentu juga sering menjadi penyebab timbulnya alergi pada anak seperti makanan ringan, telur, kacang tanah, dan ikan laut. Pengobatan yang paling penting pada alergi terhadap makanan adalah eleminasi atau menghindari makanan yang bersifat alergen. Terapi eleminasi dalam waktu lama bisa menimbulkan efek samping, yaitu terjadinya malnutrisi atau kesulitan makanan pada anak. Untuk mengindarinya sebaiknya anak dicarikan makanan pengganti yang tepat.

Beberapa jenis obat obatan seperti antihistamin, ketotifen, dan kortikosteroid umumnya hanya dapat mengendalikan gejala alergi, dan tingkat efesienya rendah. Imunoterapi ( terapi peningkatan kekebalan tubuh ) terhadap alergi makanan masih belum jelas hasilnya, bahkan hingga saat ini masih belum ada studi yang memadai. Pemberian asi eksklusif pada anak mungkin bisa menjadi salah satu alternatif, karena dilaporkan mampu mencegah penyakit atopik serta alergi makanan. Menghindari makanan yang dapat menimbulkan alergi pada ibu hamil dan menyusui, dan pada bayi usia dini, dapat mencegah terjadinya alergi makanan atau penyakit atopik dikemudian hari.

Sebaiknya cegah alergi sejak dini dengan cara :

  1. Ibu perlu menghindari makanan yang bersifat menimbulkan alergi sejak bayi dalam kandungan;
  2. Hindari penyebab alergi dari lingkungan seperti tungau, yang sering berada di kasur, karpet, serta horden;
  3. Tunda pemberian makanan pada anak yang berpotensi menimbulkan alergi seperti telur, kacang tanah, dan ikan sampai anak berusia 2-3 tahun;
  4. Teliti komposisi pada makanan kemasan jika ingin membelinya;
  5. Bila bayi masih minum ASI, sang ibu juga perlu menghindari makanan penyebab alergi;

Author: 

tulis, tulis, dan tulis ......